Bagaimana dengan kualitas tidur Anda? Tidur tidak hanya mengistirahatkan tubuh namun juga mempengaruhi permukaan kulit. Karenanya penting bagi Anda untuk memperhatikan beberapa hal sebelum mengistirahatkan mata agar kulit selalu sehat dan terlihat segar. Berikut ulasan Patricia Farris, MD., dari Universitas Tulane, Los Angeles, Amerika Serikat, akhir pekan lalu.
1. Tidur Telentang.
Farris menjelaskan beberapa posisi tidur tertentu bisa membuat kulit wajah seseorang lebih cepat berkeriput. Karenanya, Ia menyarankan agar mengambil posisi tidur terlentang. Menurutnya, jika Anda tidur tengkurap atau menyamping maka dikhawatirkan akan membentuk garis kerutan pada bagian wajah dan mata. Bahkan garis itu bisa membekas secara permanen.
Tapi, Faris mengingatkan, jika Anda sudah telanjur menyukasi posisi tidur tengkurap atau menyamping disarankan menyiasatinya dengan sarung bantal berbahan satin. Tekstur yang halus itu bisa mengurangi risiko kerutan pada wajah.
2. Betulkan Posisi Kepala Anda
Usahakan posisi kepala Anda lebih tinggi dari jantung. Sehingga ketika bangun, mata tidak terlihat bengkak. Sebab cairan dalam tubuh tidak menumpuk di sekitar wajah.
3. Tidak Mengonsumsi Kafein maupun Alkohol
Jangan mengonsumsi minuman atau makanan yang mengandung kafein seperti kopi, cokelat, dan alkohol, terutama tiga sampai lima jam sebelum tidur. Itu semua bisa membantu Anda tidur lebih nyenyak.
4. Matikan Telivisi Anda
Biasakanlah untuk mematikan televisi saat Anda ingin tidur. Kebiasaan itu penting karena cahaya televisi bisa membuat mata merasa harus terus terjaga jika Anda belum mematikannya. Apalagi jika kamar Anda dilengkapi layar kaca itu.
Jika kualitas tidur Anda baik, niscaya kesegaran tubuh dan kulit Anda pun didapat.
Sabtu, 08 Januari 2011
Kualitas Tidur Pengaruhi Kulit Anda
Penderita AIDS Didominasi Kaum Pria
Kaum pria lebih mendominasi angka jangkitan kasus baru pengidap HIV/AIDS yang ditemukan di Sumatra Utara sepanjang 2010 bila dibandingkan dengan kaum wanita.
"Kenyataan ini bisa terjadi karena seseorang PSK bisa melayani sampai enam laki-laki. Jika PSK ini mengidap HIV/AIDS, maka enam orang pria yang dilayani tadi bisa terkena HIV/AIDS. Inilah kenapa pria lebih mendominasi kasus HIV/AIDS," kata Koordinator Voluntary Counseling Test Rumah Sakit Umum Adam Malik, Rahmat Nur Kurniawan, di Medan, Rabu (5/1).
Sepanjang 2010, klinik Pusat Layanan Khusus VCT RS Adam Malik Medan menemukan 554 kasus HIV/AIDS, dari jumlah itu lebih didominasi kaum pria dengan jumlah 393 orang dan kaum perempuan 161 orang.
Menurut dia, faktor risiko seperti seks bebas adalah yang paling banyak mengidap HIV/AIDS dan rata-rata yang mengidap HIV/ AIDS adalah usia subur yakni 21 sampai 30 tahun.
"Karena jika cepat ditangani, kemungkinan sipenderita dapat bertahan hidup lebih lama lagi, namun kalau sudah parah atau infeksi opputunistiknya sudah buruk, sulit untuk ditangani," katanya.
Menurut dia, HIV/AIDS tidak bisa dilihat dengan kasat mata dan si penderita akan menjalani hidup layaknya orang sehat sebelum benar-benar memasuki masa yang kritis.
Artinya, bagi seseorang melakukan faktor risiko seperti seks bebas dan narkoba suntik, harus melakukan konselling dan pemeriksaan darah untuk mengetahui apakah ia reaktif atau tidak terhadap virus tersebut. "Jadi harus periksa darah dulu baru bisa diketahui apakah dia sudah terkena virus berbahaya atau tidak," katanya.
Share19
Khasiat "Power Balance" Hanya Dusta
Seperti dilansir Associated Press, Rabu (5/1), pihak perusahaan Power Balance di Australia mengaku, "Tak ada bukti ilmiah yang kredibel dalam mendukung klaim kami." Pengakuan kontan menghebohkan seluruh dunia dan membuat banyak konsumendi seluruh dunia merasa ditipu.
Perusahan mulai menjual gelang itu sejak 2007 dan mempropagandakan sebuah produk dengan hologram di dalamnya yang dirancang untuk berinteraksi dengan aliran energi alami tubuh. Gelang itu terus mendunia setelah beberapa atlit dunia hingga selebritis internasional juga turut mengenakannya, seperti David Beckham, Cristiano Ronaldo, Robert De Niro, dan Gerard Butler.
Dalam situsnya juga, pihak perusahaan mengaku telah melakukan perbuatan menyesatkan dan melanggar undang-undang perdagangan di Australia. Perusahaan ini sudah berhasil meraup keuntungan mencapai 35 juta dollar AS selama 2010. Mereka juga menjanjikan pengembalian uang para pelanggan di Australia sampai 30 Juni 2011. (AP/YUS) ......selengkapnya
